Pemerintah telah membagikan sekitar 24 ribu buku gratis untuk anak-anak selama periode mudik Lebaran. Program ini dilakukan lewat kegiatan “Mudik Asyik Baca Buku” yang digelar di berbagai titik keberangkatan seperti stasiun, terminal, hingga bandara. Tujuannya supaya anak-anak tetap memiliki aktivitas yang
bermanfaat selama perjalanan, dan tidak hanya fokus bermain handphone.
Mendikdasmen menjelaskan bahwa buku yang dibagikan sudah disesuaikan dengan usia anak, sehingga lebih mudah dipahami dan menarik untuk dibaca. Dengan adanya buku-buku ini, anak-anak bisa mengisi waktu
selama perjalanan dengan membaca, baik secara mandiri maupun bersama keluarga. Cara ini juga diharapkan bisa membantu menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini. Selain pembagian buku, kegiatan ini juga dilakukan dengan beberapa aktivitas pendukung seperti pojok baca, sesi mendongeng, dan permainan edukatif yang bisa diikuti anak-anak di lokasi. Suasana ini dibuat supaya
anak merasa lebih tertarik dengan kegiatan membaca dan tidak hanya bergantung pada gadget selama perjalanan mudik, sehingga waktu yang dihabiskan selama perjalanan tetap terasa menyenangkan sekaligus bermanfaat
Menjelang arus mudik Lebaran, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) mengambil langkah konkret dengan membagikan sekitar 24 ribu buku kepada anak-anak. Tujuannya jelas: menjaga dan meningkatkan budaya literasi, bahkan saat mereka sedang dalam perjalanan pulang kampung
