Dukungan emosional dari orang tua ternyata punya peran besar dalam membantu anak mudah
beradaptasi dan punya rasa percaya diri yang kuat. Menurut psikolog, ketika anak merasa
didengar, dihargai, dan dipahami oleh orang tuanya, mereka cenderung lebih nyaman
menghadapi perubahan situasi, baik di sekolah, lingkungan sosial, maupun dalam rutinitas
harian. Perasaan aman dari dukungan ini membuat anak lebih berani mencoba hal baru tanpa
takut salah atau gagal.
Selain itu, cara orang tua merespons emosi anak juga memengaruhi kemampuan anak dalam
mengelola perasaannya sendiri. Anak yang dibiasakan untuk diberi ruang bicara, diajak
berdiskusi, dan diberi penjelasan saat menghadapi masalah akan belajar mengenali perasaan
mereka dengan lebih baik. Hasilnya, mereka menjadi lebih siap menghadapi tantangan hidup,
lebih mudah membangun hubungan pertemanan, dan tidak cepat menyerah saat berhadapan
dengan kesulitan.
Dukungan emosional ini tidak harus dilakukan dengan cara yang rumit atau formal. Hal
sederhana seperti memberikan pelukan saat anak sedih, mendengarkan cerita mereka tanpa
menghakimi, atau mengajak berbicara tentang perasaan bisa membuat perbedaan besar. Ketika
anak tahu bahwa orang tua ada di belakang mereka, anak akan tumbuh dengan rasa percaya diri
yang lebih kuat dan kemampuan adaptasi yang lebih baik di berbagai situasi kehidupan.
