Mengingat pemerintah sedang berupaya untuk mendorong penghematan energi di tengah kondisi global yang berpotensi memengaruhi pasokan energi. Siswa diingatkan untuk mulai membiasakan berjalan kaki atau bersepeda ke sekolah, terutama bagi yang jaraknya dekat. Kebiasaan ini juga dinilai sebagai langkah sederhana yang bisa dilakukan langsung oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Selain alasan efisiensi energi, berjalan kaki dan bersepeda juga punya manfaat dari sisi kesehatan. Aktivitas ini bisa membantu menjaga kebugaran tubuh, sekaligus mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor Kebiasaan bersepeda sendiri sempat meningkat saat masa pandemi, dan sekarang didorong untuk kembalidilakukan karena dinilai membawa dampak positif, baik untuk kesehatan maupun lingkungan. Imbauan ini juga berkaitan dengan kebiasaan siswa yang saat ini cenderung lebih memilih menggunakan
kendaraan pribadi, terutama motor. Dengan mulai beralih ke jalan kaki, sepeda, atau menaiki transportasi umum, siswa bisa lebih terbiasa dengan pola hidup yang lebih sederhana, sehat, dan ramah lingkungan tanpa harus bergantung pada kendaraan setiap hari
Pernyataan itu berarti Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah mendorong siswa untuk lebih aktif secara fisik dalam perjalanan ke sekolah, bukan sekadar soal transportasi.
Intinya
Mendikdasmen menyarankan:
- Lebih sering berjalan kaki
- Menggunakan sepeda
